Beranda > WordPress > Poedit: Tools Penerjemah untuk WordPress

Poedit: Tools Penerjemah untuk WordPress

Pertama kali saya menggunakan WordPress untuk situs ini, saya menggunakan theme yang bernama inove (tentu, setelah beberapa jam berselancar ke situs WordPress.org dan mencoba beberapa theme di antaranya pada situs di localhost saya). Saya suka theme ini karena dia mempunyai fitur translasi dengan file bahasa, termasuk bahasa saya, bahasa Indonesia. Di samping itu, layout theme ini begitu sederhana, tapi cukup bersih dan tangguh digunakan.

Sayangnya, saya menemukan beberapa kata yang belum diterjemahkan, seperti kata Categories dan Archives. Lalu saya memutuskan untuk menyelidiki sendiri dari file mana kata ini berasal atau berada, sambil berkata dalam hati: “Bagaimana cara menterjemahkan file di WordPress?” dan “Apakah saya harus menggunakan tools tertentu?”.

Hm, akhirnya dapat juga! Pertama-tama, Saya menemukan file yang mengandung kata-kata tersebut. Mereka berada di dalam file sidebar.php.

Saya menemukan kode berikut:

<h3>Categories</h3>

Kemudian saya bandingkan dengan kata-kata lainnya yang sudah diterjemahkan, dan menemukan bahwa seharusnya kata itu diterjemahkan dengan menggunakan fungsi _e(), dan kode di atas seharusnya seperti ini:

<h3><?php _e('Categories', 'inove'); ?></h3>

Saya pun melakukan hal yang sama dengan cara di atas untuk kata Archives.Setelah itu, dengan mengandalkan logika saya sendiri, saya mengira-ngira bahwa seharusnya masih ada langkah lainnya yang harus dilakukan supaya dapat menampilkan bahasa saya di halaman situs, nantinya. Kemudian saya mencari file translasi yang terkait dengan bahasa saya dan menemukannya di dalam sub direktori \wp-content\themes\inove\languages\. Di sana saya menemukan 2 file yang terkait dengan bahasa saya, yaitu:

1) id_ID.po
2) id_ID.mo

Karena ini merupakan pertama kali saya membuka 2 file tadi, saya mengambil kesimpulan sementara bahwa file yang pertama (id_ID.po) adalah file di mana seharusnya saya menambahkan 2 kata terjemahan di atas tadi, karena file yang kedua (id_ID.mo) merupakan file dalam bentuk binary yang sepertinya dibuat secara khusus oleh tools tertentu. Sampai di sini saya masih belum menemukan tools apa yang bisa membuat file berekstensi .mo tersebut.

Kemudian saya menambahkan kode berikut ke dalam file id_ID.po:

#: sidebar.php:121
msgid "Categories"
msgstr "Kategori"
 
#: sidebar.php:155
msgid "Archives"
msgstr "Arsip"

Selagi saya menambahkan dan menterjemahkan kata-kata di atas tadi, saya menemukan sebuah penanganan khusus untuk kata-kata yang di dalamnya mengandung variabel, dan harus berhati-hati supaya tidak merusak kode tersebut. Perhatikan kode di bawah ini:

#: archive.php:50
#, php-format
msgid "% comments"
msgstr "% komentar"

Dari kode di atas, saya mengambil kesimpulan bahwa % merupakan variabel pertama. Tentu muncul pertanyaan selanjutnya: Bagaimana jika ternyata ada lebih dari satu variabel di dalam sebuah string? Jawabnya bisa dilihat seperti pada kode berikut:

#: comments.php:91
#: functions.php:563
#, php-format
msgid "%1$s at %2$s"
msgstr "%1$s pada %2$s"

Ya, di situ saya melihat bahwa kedua variabel tersebut dibedakan dengan adanya %1 dan %2. Satu hal lagi, Poedit secara otomatis menambahkan #, php-format jika sebuah string mengandung variabel seperti kode di atas barusan. Ini artinya, kode tersebut merupakan kode dalam format php.

Ternyata misi belum berhasil semua. Setelah itu, saya kembali lagi ke situs WordPress, dan menemukan informasi tentang terjemahan di WordPress pada URL berikut: http://codex.wordpress.org/Translating_WordPress . Awalnya, saya masih belum tahu bagaimana men-generate file id_ID.mo ini. Lalu saya mencoba mendownload salah satu tools yang direkomendasikan untuk mengedit file id_ID.po. Tools itu bernama Poedit dan saya download dari http://www.poedit.net/ atau http://sourceforge.net/projects/poedit/ kemudian langsuung menginstallnya di notebook saya.

Saya membuka file id_ID.po dengan Poedit atau dengan cara mendobel klik file ini dari Windows Explorer, dan dia langsung otomatis dibuka dengan aplikasi Poedit. Saya melihat bahwa ada beberapa kata yang masih perlu diterjemahkan selain kedua kata di atas tadi yang sudah saya sebutkan di atas. Setelah saya memastikan semua kata sudah diterjemahkan sebagaimana mestinya, lalu saya menyimpan file yang sudah saya ubah tadi, dan… abrakadabra… saya melihat dari jendela Windows Explorer, data “Date Modified” milik file id_ID.mo ternyata sekarang sama dengan data “Date Modified” milik file id_ID.po.

Wuiih. Senang juga akhirnya, karena dari sini, saya sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa setiap kali saya menyimpan file id_ID.po tadi, maka Poedit akan otomatis membentuk file id_ID.mo. Jadi, tools Poedit memang tools yang selama ini saya cari-cari. Terjawablah sudah bagaimana cara membuat file id_ID.mo yang menyesuaikan dengan kondisi terakhir di file id_ID.po.

Saya mengupload file id_ID.po, id_ID.mo, dan sidebar.php ke web server saya sesuai dengan sub direktori masing-masing. Hasilnya, kata-kata yang sudah saya terjemahkan dengan bantuan tools Poedit tadi sekarang sudah bisa ditampilkan dalam bahasa saya di situs ini.

  • Share/Bookmark
487 kali dibaca Cetak Artikel Ini Cetak Artikel Ini

  1. 20 November 2009 pada 10:28 | #1

    terima kasih infonya. sungguh bermanfaat. sedang saya garap untuk website saya. walaupun sedikit bingung:D

  2. 20 November 2009 pada 21:03 | #2

    Sama-sama. Kalau masih bingung, sering-sering saja tanya ke mbah Google, pasti berhasil. :-)

  1. 23 Agustus 2009 pada 20:35 | #1
  2. 29 Agustus 2009 pada 22:26 | #2